SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Breaking News Memuat berita...
Iklan

KAMAKSI BABEL SOROTI PEREDARAN NARKOBA DI DALAM LAPAS NARKOTIKA KELAS IIA PANGKALPINANG: "NEGARA JANGAN KALAH DENGAN NAPI BERNAMA BIMA"

PANGKALPINANG - Ketua KAMAKSI BABEL, A. RIDWAN,CPP, angkat bicara keras terkait dugaan kuat masih terjadinya peredaran narkoba di dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang. 

Menurut informasi dan laporan yang diterima KAMAKSI dari berbagai sumber, salah satu nama yang disebut-sebut menjadi "pemain" di dalam lapas adalah ALIAS BIMA. 

"Yang kami terima datanya sangat miris. Diduga BIMA ini bisa mengendalikan peredaran barang haram di dalam *TERALI BESI* Lapas Narkotika. Modusnya, menggunakan alat sekecil JARUM untuk memasukkan narkoba. Ini sudah keterlaluan," tegas A. RIDWAN,CPP. dalam keterangan persnya di Pangkalpinang,Rabu,22/7/ 2026.

Ketua KAMAKSI BABEL menyayangkan jika hal ini terjadi tanpa sepengetahuan dan tanpa tersentuh oleh pihak KALAPAS. 

"Ini Lapas Narkotika. Seharusnya steril. Tapi kok masih ada peredaran? Jangan sampai stigma 'Lapas itu Hotel' jadi benar adanya. Kami tidak menuduh, tapi kami minta KALAPAS SUSTIK untuk segera buka mata, buka telinga, dan bertindak tegas," lanjut Ridwan.

3 TUNTUTAN KAMAKSI BABEL KEPADA KALAPAS & APH:

1.USUT TUNTAS NAMA "BIMA" 
    Lakukan penggeledahan mendadak, tes urine massal, dan periksa CCTV. Jika benar, proses hukum seberat-beratnya. Jangan ada tebang pilih.

2.EVALUASI TOTAL SISTEM PENGAMANAN*  
    Bagaimana bisa barang sekecil jarum bisa masuk? Periksa seluruh petugas, pengunjung, dan celah pengiriman. Sterilkan Lapas

3.TRANSPARANSI KEPADA PUBLIK*  
    Kami minta *KALAPAS SUSTIK* memberikan klarifikasi resmi kepada masyarakat Pangkalpinang. Jangan biarkan isu ini liar.

"KAMAKSI BABEL tidak akan diam. Kami berdiri di sisi masyarakat dan di sisi negara. Jika di dalam Lapas saja peredaran narkoba masih hidup, bagaimana kita mau memberantas di luar? *Ini preseden buruk*," pungkas A. RIDWAN,CPP.

KAMAKSI BABEL mendesak *Kementerian Hukum dan HAM, Kanwil Kemenkumham Babel, dan Aparat Penegak Hukum* untuk segera turun tangan. 

"Jangan sampai terali besi menjadi tameng untuk berbuat jahat. *Berantas sampai ke akar-akarnya!*" tutupnya.

BERJUANG TANPA BATAS! 
Hormat kami, 
A. RIDWAN,CPP. 
Ketua KAMAKSI BABEL

AR
Baca Juga

Paling sering ditanyakan

    atau
    Lebih baru Lebih lama

    Formulir Kontak

    Listen
    Aa 💬 f 𝕏
    LIVE - TEMUKAN BERITA KAMI LAINNYA