Jakarta - Optimisme terhadap kemampuan PAM JAYA mencapai target 100% cakupan air bersih perpipaan di DKI Jakarta pada tahun 2029 didorong oleh percepatan infrastruktur dan peningkatan kinerja teknis yang masif.
Kinerja PAM JAYA yang semakin meningkat dan berkomitmen melayani kebutuhan air bersih di Jakarta mendapat dukungan dan apresiasi dari Organisasi Aktivis di Jakarta antara lain Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI), POROS MUDA NU dan Komunitas Warga Jaga Jakarta (KOMWAJA).
Target cakupan 100% air bersih Ini sebelumnya dicanangkan untuk tahun 2030, namun dimajukan oleh Pemprov DKI Jakarta guna menjamin hak air minum sekaligus menekan laju penurunan muka tanah (land subsidence) akibat penyedotan air tanah.
Ketua Umum DPP KAMAKSI Joko Priyoski mengatakan, "faktor pendorong keyakinan publik dan Kelompok Aktivis terhadap PAM JAYA mampu mencapai target 100% air bersih karena kinerja PAM JAYA terus meningkat antara lain cakupan layanan air minum perpipaan di DKI Jakarta telah menembus 82%, bergerak signifikan menuju target pertengahan. PAM JAYA juga melakukan Ekspansi Infrastruktur Pipa Masif dengan menambah sekitar 7.000 km jaringan pipa baru untuk memperluas jangkauan dari 13.000 km menjadi +\- 16.000 km di seluruh wilayah Jakarta. Hal tersebut menandakan performa kinerja PAM JAYA dibawah kepemimpinan Direktur Utama Arief Nasrudin semakin meningkat pesat sesuai harapan publik," imbuh Aktivis yang kerap dikenal vokal di pergerakan.
Di sisi lain, PAM JAYA juga berkomitmen untuk Pembangunan IPA Strategis yaitu Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru, seperti IPA Buaran III, IPA Pesanggrahan, serta perencanaan IPA Condet dan IPA Semanan, terus digenjot untuk memperkuat pasokan air baku dan air minum.
Sebagai solusi wilayah marjinal PAM JAYA juga telah menyediakan reservoir komunal (penampung air bersama) dan stasiun pengisian air minum yang terus ditingkatkan untuk menjangkau pemukiman padat dan daerah pinggiran Jakarta yang sebelumnya minim akses. Menurut Ketua Komunitas Warga Jaga Jakarta (KOMWAJA) Anwar Sjani, "Rekor Pemasangan Sambungan Baru PAM JAYA juga merupakan ukuran keberhasilan melakukan akumulasi puluhan hingga ratusan ribu sambungan rumah baru dalam kurun waktu singkat menjadi bukti komitmen operasional PAM JAYA", ujarnya.
*Dukungan Publik dan Indikator Capaian PAM JAYA*
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat target cakupan layanan air bersih melalui jaringan perpipaan menjadi 100 persen pada 2029. Target tersebut dimajukan satu tahun dari rencana sebelumnya pada 2030 dengan memperluas jaringan pipa sekaligus meningkatkan pasokan air baku untuk memenuhi kebutuhan warga.
Hingga Agustus 2026, cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta telah mencapai 82 persen. PAM JAYA menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 86 persen pada akhir 2026 sebagai bagian dari tahapan menuju cakupan layanan penuh pada 2029.
Untuk mengejar target tersebut, PAM Jaya menyiapkan pembangunan sekitar 7.000 kilometer (km) jaringan pipa baru. Penambahan itu akan membuat total jaringan perpipaan di Jakarta meningkat dari sekitar 13.000 km menjadi +\- 16.000 km.
Saat ini, PAM Jaya mendistribusikan air dengan volume sekitar 22.000 liter per detik (L/s). Sementara itu, untuk mencapai cakupan layanan 100 persen, kebutuhan air diperkirakan mencapai sekitar 33.000 L/s sehingga masih terdapat selisih pasokan yang harus dipenuhi.
Ramadhan Isa Koordinator Nasional POROS MUDA NU mengajak masyarakat aktif mendukung capaian kinerja PAM JAYA dengan sosialisasi dan edukasi tentang air bersih. Dukungan masyarakat dan pengawasan publik tetap dibutuhkan, terutama dalam menjaga infrastruktur pipa dari kebocoran fisik (non-revenue water) serta berpartisipasi beralih dari air tanah ke air perpipaan demi keberlanjutan Jakarta Menuju Kota Global, pungkasnya.AR
Tags:
Berita
