SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Breaking News Memuat berita...
Iklan

"SERIBU KEBAIKAN DILUPAKAN,SATU KESALAHAN JADI OMONGAN - Cermin Retak Mentalitas Bangsa"


Oleh: A. RIDWAN. CPP - Ketua KAMAKSI DPD Bangka Belitung

Pangkalpinang - Sabtu. 10 - Oktober 2026.
Kalimat ini sederhana, tapi maknanya sedalam samudera dan setajam sembilu. *"SERIBU KEBAIKAN YANG KITA LAKUKAN BELUM TENTU DIKENANG ORANG, TAPI SATU SAJA KESALAHAN YANG KITA PERBUAT ITU YANG SELALU JADI OMONGAN."* Kalimat inilah yang hari ini ingin saya bedah, ingin saya sampaikan kepada seluruh rakyat Bangka Belitung, kepada seluruh kader KAMAKSI, dan kepada seluruh pemuda Indonesia yang masih memiliki nurani dan akal sehat.

Hukum tak tertulis yang menyakitkan saudara-saudaraku sekalian, ada sebuah hukum tak tertulis yang sangat menyakitkan yang hidup di tengah-tengah masyarakat kita hari ini. Hukum itu berbunyi, berbuat baik seribu kali adalah kewajiban yang tidak akan pernah dihitung, tapi berbuat salah satu kali adalah kejahatan yang akan dihitung selamanya. Kita membantu tetangga saat dia sakit, orang lupa. Kita menolong teman saat dia jatuh miskin, orang anggap itu biasa saja. Kita sumbang tenaga, pikiran, waktu, bahkan air mata untuk kepentingan orang banyak selama bertahun-tahun, tidak ada yang mengingatnya. Namun ketika suatu hari kita terpeleset, ketika lidah kita salah berucap satu kata saja, ketika langkah kita salah mengambil keputusan satu detik saja, maka kesalahan itu akan menjadi bahan cerita dari warung kopi ke warung kopi, dari grup WhatsApp ke grup WhatsApp, dari mulut ke mulut tanpa henti. Inilah realita pahit yang harus kita telan.

Cepat menghskimi lambat menghargsi,mengapa ini bisa terjadi? Karena anatomi manusia modern hari ini telah berubah. Manusia hari ini lebih cepat menghakimi daripada memahami, lebih cepat memvonis daripada merangkul, lebih cepat menyebarkan aib daripada menyebarkan kebaikan. Kita hidup di zaman di mana jempol lebih cepat daripada otak, di mana jari lebih cepat daripada hati nurani. Sebuah kebaikan yang tulus membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dibangun, untuk dibuktikan, untuk dirasakan manfaatnya, tapi hanya membutuhkan waktu lima detik untuk dihancurkan oleh satu kesalahan. Dan yang paling menyedihkan, manusia lebih menikmati cerita tentang kejatuhan orang lain daripada cerita tentang kebangkitan orang lain. Ini adalah cermin retak mentalitas bangsa kita.

Gerakan anti korupsi dilema para pejuang,dalam konteks gerakan anti korupsi, fenomena ini adalah racun yang sangat mematikan. Saya merasakan sendiri bersama kader-kader KAMAKSI di lapangan. Ketika kami turun aksi di bawah terik matahari membongkar dugaan korupsi pertambangan timah yang merugikan negara triliunan rupiah, berapa orang yang berterima kasih? Ketika kami begadang menyusun data, menyusun laporan, mengawal kasus sampai ke Aparat Penegak Hukum, berapa orang yang mengingat jasa itu? Mungkin hanya Tuhan dan catatan kami sendiri. Tapi ketika satu kader kami salah parkir, salah ucap, salah pakai baju, maka seluruh dunia maya akan menghujat kami seolah-olah seribu perjuangan kami sebelumnya adalah kebohongan belaka. Inilah yang membuat banyak pemuda cerdas akhirnya memilih diam. Bukan karena mereka tidak mampu melawan koruptor, tapi karena mereka lelah melawan mentalitas publik yang lebih suka menghukum kesalahan kecil daripada menghargai kebaikan besar.

Pembunuhan karakter sebagai senjata lebih jauh dan lebih dalam lagi, saya A. RIDWAN CPP ingin membongkar bahwa fenomena "satu kesalahan jadi omongan" ini tidak terjadi secara alami, tapi sengaja dipelihara dan sengaja diciptakan oleh kelompok-kelompok tertentu yang takut gerakan kami besar. Ini yang saya sebut sebagai STRATEGI PEMBUNUHAN KARAKTER. Ketika mereka tidak mampu membantah data korupsi yang kami bongkar, ketika mereka tidak mampu melawan argumen hukum yang kami sajikan, maka mereka akan mencari satu kesalahan kecil personal kami untuk dijadikan senjata. Mereka tidak akan membahas seribu data valid tentang dugaan korupsi, mereka akan membahas satu kesalahan gaya bicara kami. Mereka tidak akan membahas kerugian negara, mereka akan membahas masa lalu pribadi kami. Tujuannya satu, agar publik lupa pada seribu kebenaran yang kami bawa, dan hanya fokus pada satu kesalahan yang mereka besar-besarkan. Ini adalah politik iblis yang harus kita lawan.

Untuk kader KAMAKSI Babel,jangan berharap dikenang oleh karena itu, melalui rilis yang panjang dan dalam ini, saya ingin berpesan dengan sangat tegas kepada seluruh kader KAMAKSI DPD Bangka Belitung dari Sabang sampai Merauke, dari Belitung sampai Bangka, dengarkan baik-baik. Pertama, Jangan Pernah Berjuang Untuk Dikenang Manusia. Jika kamu berjuang agar dikenang manusia, kamu akan kecewa seumur hidup, karena manusia adalah makhluk paling pelupa terhadap kebaikan. Berjuanglah karena Allah, berjuanglah karena nurani, berjuanglah karena kamu memang orang baik, bukan karena kamu ingin disebut orang baik. Kedua, Jangan Takut Berbuat Salah. Ingat, orang yang tidak pernah berbuat salah adalah orang yang tidak pernah berbuat apa-apa. Orang yang diam di pojokan tidak akan pernah salah, tapi juga tidak akan pernah berguna. Lebih mulia salah dalam perjuangan menegakkan kebenaran, daripada benar dalam diam sambil menonton negerinya dirampok. Ketiga, Jadikan Omongan Sebagai Bahan Bakar. Jika hari ini kamu diomongin karena satu kesalahan, jadikan itu sebagai pengingat agar kamu lebih hati-hati, tapi jangan jadikan itu sebagai alasan untuk berhenti berbuat seribu kebaikan berikutnya.

Filosofi KAMAKSI bekerja dalam senyap,hasilnya gemuruh saya tegaskan kembali filosofi KAMAKSI. KAMAKSI tidak didirikan untuk mencari tepuk tangan. KAMAKSI tidak dibesarkan untuk mencari panggung dan pencitraan. Saya selalu bilang kepada kader, orang yang tulus itu tidak sibuk mencari tepuk tangan, tapi orang yang licik itu yang paling sibuk mencari panggung. Kami di KAMAKSI memilih bekerja dalam senyap, dalam sunyi, dalam gelap, tanpa sorotan kamera, tapi hasilnya biarlah menggemuruh dan dirasakan rakyat. Kami tidak butuh viral karena kebaikan sesaat, kami butuh perubahan karena keberanian yang konsisten. Biarlah seribu kebaikan kami dilupakan hari ini, tidak masalah. Karena kami yakin, sejarah akan mencatat bahwa di Bangka Belitung pernah ada sekelompok pemuda yang bernama KAMAKSI yang berani melawan arus.

Seruan untuk masyarakat bangka belitung dan terakhir, ini adalah seruan terbuka untuk seluruh masyarakat Bangka Belitung, Bumi Serumpun Sebalai yang kita cintai bersama. Mari kita ubah mentalitas kita. Berhentilah menjadi bangsa yang hobi mengingat kesalahan orang lain tapi lupa akan kebaikan orang itu selama bertahun-tahun. Berhentilah menjadi netizen yang paling cepat menghakimi tapi paling lambat mengapresiasi. Kalau ada tetangga kita berbuat seribu kebaikan dan satu kesalahan, tutuplah yang satu itu dan ceritakanlah yang seribu itu. Kalau ada pemuda yang berjuang dan dia terpeleset, rangkullah dia, jangan injak dia. Bangka Belitung ini tidak butuh manusia yang besar nyinyirnya, tapi butuh manusia yang besar hatinya. Tidak butuh pemuda yang besar omongannya di media sosial, tapi butuh pemuda yang besar karyanya di lapangan nyata.

Akhir kata, saya A. RIDWAN CPP, Ketua KAMAKSI DPD Bangka Belitung, menutup rilis yang panjang ini dengan satu kalimat yang akan menjadi pegangan kita semua sampai akhir hayat. Dengarkan baik-baik. Biarlah anjing menggonggong di setiap tikungan jalan, biarlah mereka mengomongkan satu kesalahan kita siang dan malam, tapi kafilah KAMAKSI akan tetap berlalu, akan tetap berjalan, akan tetap berjuang menuju Indonesia yang bersih dari korupsi. Karena kami paham betul, yang benci akan tetap membenci meski kita sudah berlutut dan meminta maaf di hadapannya, dan yang cinta akan tetap mencinta meski kita pernah bersalah di matanya. Maka fokuslah pada tujuan, bukan pada omongan. Fokuslah pada perubahan, bukan pada pencitraan. Fokuslah pada Tuhan, bukan pada manusia.

Sekian dan terima kasih.

HIDUP KAMAKSI! HIDUP RAKYAT BANGKA BELITUNG! HIDUP ANTI KORUPSI!

Pangkalpinang, 10 Oktober 2026
Pukul 22.30 WIB

Hormat Saya,

A. RIDWAN. CPP.
KETUA KAMAKSI DPD PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KAUKUS MUDA ANTI KORUPSI 

Tembusan Resmi:
1.Ketua Umum DPP KAMAKSI Pusat Jakarta
2.Gubernur Kepulauan Bangka Belitung
3 Kapolda Kep. Bangka Belitung
4.Kajati Kep. Bangka Belitung
5.Seluruh Pimpinan Media Massa Cetak, Online, Elektronik Nasional
6.Seluruh Kader KAMAKSI Se-Indonesia
7.Arsip
Baca Juga

Paling sering ditanyakan

    atau
    Lebih baru Lebih lama

    Formulir Kontak

    ▶
    Listen
    Aa 💬 f 𝕏
    LIVE - TEMUKAN BERITA KAMI LAINNYA
    ▶